Fapet UGM Bekerja Sama Dengan DPKP DIY Dalam Pelatihan Juleha

Fakultas Peternakan UGM bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan kerja sama Pelatihan Juru Sembelih Halal (JULEHA) yang sesuai dengan 10 kompetensi yang diterapkan oleh pemerintah berdasarkan SKKNI No 147 tahun 2022. Sebelum dilaksanakannya pelatihan Juleha Dekan Fakultas Peternakan Prof. Ir. Budi Guntoro, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., dengan Plt. Kepala DPKP DIY, R. Hery Sulistio Hermawan, S.Pi., M.T. melakukan penandatangan kerja sama sebagai bentuk bukti bahwa kerja sama antara kedua belah pihak terjadi.

Pelatihan Juleha ini diadakan pada hari Kamis 24 Oktober 2024 yang diketuai oleh Dr. Ir. Endy Triyannanto, S. Pt., M.Eng., IPM., ASEAN Eng. bersama tim dari UGM. Acara tersebut disambut baik oleh masyarakat, dengan dihadirinya perwakilan dari RPH (Rumah Potong Hewan), RPA (Rumah Potong Ayam), serta masyarakat umum lainnya. Dalam sambutannya bapak dekan menyatakan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu bentuk dukungan perguruan tinggi kepada pelaku usaha untuk mewujudkan produk-produk halal.

Dalam sambutannya R. Hery Sulistio Hermawan, S.Pi., M.T. menyatakan bahwa antusiasme masyarakat dalam acara pelatihan juleha ini sangat membludak dan sangat banyak, sehingga DPKP hanya menyeleksi 50 peserta untuk mengikuti pelatihan Juleha yang diadakan di Fakultas Peternakan UGM. Kegiatan tersebut sangat membantunya ketika ingin mengurus syarat sertifikasi halal.

Acara pelatihan Juleha ini diikuti sekitar  46 peserta. Kebanyakan mereka berasal dari Rumah Pemotongan Ayam (RPA) dan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di DIY. Sertifikat pelatihan Juleha ini merupakan pintu masuk atau salah satu syarat sebelum menuju proses sertifikasi kompetensi. Kegiatan pelatihan Juleha ini diisi oleh beberapa dosen di Fakultas Peternakan UGM. Melalui kegiatan pelatihan ini diharapkan para peserta bisa menerapkan antara praktik dan teori (pemahaman) yang selama ini sudah dimiliki. Dengan demikian, usaha yang telah dijalankan peserta akan maju dan berkembang.

Sesi pelatihan mencakup berbagai materi penting yaitu 10 kompetensi yang diterapkan oleh pemerintah berdasarkan SKKNI No 147 tahun 2022. Adapun 10 Kompetensi itu yaitu penerapan syariat Islam, melakukan koordinasi pekerjaan, menerapkan kesehatan dan keselamatan kerja, menerapkan hygiene dan sanitasi, menyiapkan peralatan penyembelihan, melakukan pemeriksaan fisik, menetapkan kesiapan hewan untuk disembelih, menerapkan teknik penyembelihan hewan, memeriksa kelayakan proses penyembelihan, dan menetapkan status kematian hewan. Materi disampaikan oleh para ahli, termasuk Prof. Ir. Yuny Erwanto, S.Pt., M.P., Ph.D., IPM., Dr. Ir. Rio Olympias Sujarwanta, S.Pt., M.Sc., IPM., ASEAN Eng., Dr. Ir. Endy Triyannanto, S.Pt., M.Eng., IPM., ASEAN Eng., Ir. Rusman, M.P., Ph.D. dan Dr. Moh. Sofi’ul Anam, S.Pt., M.Sc. para ahli tersebut menyampaikan masing-masing 2 unit kompetensi.

Acara diakhiri dengan penutupan yang dilanjutkan dengan sesi praktek penyembelihan di RPH Fapet UGM yang dibimbing langsung oleh Dr. Ir. Endy Triyannanto, S. Pt., M.Eng., IPM., ASEAN Eng dan Ir. Rusman, M.P., Ph.D. Setelah dilakukannya sesi praktek kemudian dilakukan pembagian sertifikat Juleha. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme dan kehalalan proses penyembelihan hewan di Yogyakarta, serta memberikan manfaat bagi industri peternakan dan keamanan pangan bagi masyarakat.


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *